Pembuatan Mol dari Sampah Organik

Sampah yang saat ini masih menjadi permasalahan utama di kota-kota besar menjadi topik utama yang sering diperbincangkan oleh sebagian besar lapisan masyarakat baik kalangan atas seperti pejabat pemerintah maupun kalangan orang biasa. Mereka masih belum menemukan solusi yang tepat untuk menanggulangi masalah sampah. Pendaur ulangan sampah baik sampah organik maupun sampah anorganik saat ini masih menjadi satu-satunya solusi untuk mengatasi permasalahan sampah ini. Pendaur ulangan sampah anorganik bisa dilakukan dengan cara mengolah kembali sampah anorganik tersebut. Contohnya, kita bisa mendaur ulang kertas yang sudah tidak dipakai dengan cara mengubahnya menjadi bubur kertas yang bisa dimanfaatkan untuk membuat kertas baru hasil daur ulang. Contoh lainnya adalah pendaur ulangan ban bekas, sandal, ember karet, dan bahan-bahan lainnya yang terbuat dari bahan dasar karet dengan cara dipotong kecil-kecil atau dihancurkan hingga menjadi serbuk karet yang nantinya bisa dimanfaatkan sebagai bahan campuran aspal, arena futsal, arena pacuan kuda, sol sepatu karet, karpet karet, karet kompon, konstruksi bangunan, dan benda-benda lain yang terbuat dari karet.

Sampah organik seperti daun-daun kering, sisa nasi, sisa makanan, dll bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar untuk membuat pupuk kompos dan MOL.  Untuk membuat pupuk kompos, caranya sangat mudah. Kita hanya perlu mencampurkan semua sampah bahan organik ke dalam satu tempat khusus dan disimpan selama beberapa bulan. Kita bisa menggunakan pupuk kompos tersebut untuk menambah subur tanah yang kita gunakan untuk menanam tanaman. Dalam proses pembuatan pupuk kompos, kita juga perlu menambahkan MOL agar pupuk kompos kita semakin optimal dalam menyuburkan tanah kita. Bagaimana cara membuat MOL yang baik dan benar? Berikut adalah informasi tentang pembuatan mol dari bahan dan step pembuatan MOL.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat MOL adalah berbagai jenis sumber karbohidrat (sisa nasi, air cucian beras, kentang, singkong, dan lain sebagianya), air glukosa seperti air gula, air kelapa, dan lain-lain, dan sumber bakteri yang bisa didapat dari air kencing, kotoran hewan, sisa buah-buahan,  sisa sayuran yang sudah busuk, dan masih banyak lainnya. MOL mempunyai banyak jenis dan manfaatnya. MOL buah-buahan mempunyai fungsi untuk membantu malai padi agar cepat berisi, MOL daun cebreng sebagai bahan penyubur tanah dan daun tanaman, MOL bonggol pisang sebagai pengurai utama saat membuat pupuk kompos, MOL sayur-sayuran sama seperti MOL buah-buahan yaitu berfungsi untuk merangsang pertumbuhan malai pada tanaman padi, MOL rebung bambu bisa digunakan untuk merangsang pertumbuhan tanaman, MOL limbah dapur bisa bermanfaat untuk memperbaiki struktur tanah dari segi biologis, kimiawi, dan fisiologi, MOL protein sebagai nutrisi tambahan tanaman, dan MOL sarawung dan nimbi untuk mencegah serangan hama dan penyakit pada tanaman.

MOL dan pupuk kompos ini sangat bermanfaat untuk kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman. Selain aman dari pencemaran karena bahan-bahan yang digunakan adalah bahan alami, keuntungan lain dari penggunaan MOL dan pupuk kompos ini adalah proses pembuatan dan biaya pembuatannya yang terjangkau. Jika kita bandingkan dengan penggunaan pupuk kimia, harganya akan terpantau jauh dengan biaya pembuatan pupuk kompos dan MOL ini. Kita  hanya bermodalkan beberapa jenis sampah organik saja untuk membuat pupuk alami yang terbukti efektif untuk meningkatkan kualitas tanah dan tanaman kita. Anda bisa mencobanya di rumah jika ingin melihat hasilnya. Silahkan bandingkan dengan tanaman yang anda beri pupuk kimia.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s