Pengelolaan Bahan Kimia

Mengapa  PERLU  pengelolaan ?

  • Jenis bahan kimia terus bertambah
  • Sifat bahan semakin variatif
  • Cadangan air semakin sedikit
  • Sumber energi perlu dihemat
  • Produksi limbah terus meningkat
  • Karakter limbah semakin sulit diolah
  • Biaya pengolahan semakin mahal
  • Pengolahan limbah hanya memindahkan limbah dari satu media ke media lain
  • Daya saing produk di pasar global rendah

Dari paksaan ke sukarela

Keuntungan Pengelolaan Bahan Kimia

  • Mengurangi dampak lingkungan
  • Mengurangi ongkos produksi
  • Memperbaiki kesehatan dan keselamatan

Ruang Lingkup Pengelolaan Bahan Kimia (Pbk)

  • Mengetahui semua bahan kimia yang ada (stok persedian)
  • Menemukan jumlah yang
    • hilang
    • terbuang
    • terkontaminasi
    • kadaluarsa
  • Mengidentifikasi situasi & kondisi yg terdapat bahaya (bahaya = sesuatu yg menyebabkan rusak terhadap orang/lingkungan)
  • Monitoring pelaksanaan
  • Menerapkan langkah langkah untuk menggunakan bahan kimia lebih efisien dan aman

Metode

  • Pendekatan tahap demi tahap :
    • Tahap 1 – Identifikasi “hot spots”
    • Tahap 2 – Inventarisasi bahan kimia secara lengkap
    • Tahap 3 – Perbaikan dan pengembangan berkelanjutan

Sumber dari daerah rawan

Apa yang dimaksud dengan ‘daerah-daerah rawan’ ?

  • Tempat-tempat yang dapat diamati:
    • Penyimpanan, penanganan, penggunaan, dan pembuangan bahan kimia yang tidak efisien — dalam hal ini langkah-langkah perbaikan dapat memberikan penghematan biaya, mengurangi dampak
    • Terutama untuk keadaan-keadaan yang bahaya yaitu tempat bahan kimia disimpan atau digunakan — dalam hal ini kemungkinan kerusakan/bahaya dapat dikurangi atau dicegah melalui pelaksanaan langkah-langkah pengawasan yang sesuai

Apa yang harus dilakukan ? ?

Memetakan bahan bahan kimia di pabrik

[1]. Membuat denah/lay out pabrik

[2]. Tandai tempat bahan kimia disimpan & digunakan

[3]. Temukan bahan kimia pada area yg ditandai

Lembar kerja untuk mengidentifikasi ‘Hot Spots’

Tuliskan hasil observasi selama tinjauan lapangan pada tabel berikut

Mengevaluasi kemungkinan mengurangi biaya dan bahaya

Ringkasan untuk menganalisa ‘Hot Spots’ & membuat rekomendasi

Mengidentifikasi kondisi tempat bahan kimia terbuang (biaya)

  • Menentukan jumlah bahan kimia yang sering digunakan yang ada dalam persediaan
  • Menghitung bahan kimia yang digunakan dalam produksi
  • Menganalisa perbedaan antara pemakain yang sebenarnya dengan formula, resep, dan rencana pemakaian
  • Mengidentifikasi bahan yan terkontaminasi,hilang, terbuang, kadaluarsa

Mengidentifikasi situasi dimana bahan kima  menyebabkan bahaya bagi kesehatan manusia & lingkungan

  • Mencari karakteristik /sifat sifat bahan kimia yang ada dalam persediaan; periksa MSDS
  • Menyelidiki situasi tempat terjadinya kecelakaan pekerja, atau tempat dimana para pekerja merasa sakit
  • Menguji pengaruh emisi & efluen bahan kimia ke udara, air, tanah

Tindakan

  • Pastikan kondisi penyimpanan yang sesuai
  • Sediakan peralatan memindahkan yang memadai
  • Pakailah bahan kimia dengan dasar pertama  masuk, pertama keluar
  • Verifikasi tanggal kadaluarsa
  • Adakan pelatihan pekerja mengenai penanganan dan penyimpanan bahan yang baik
  • Gunakan sistem insentif untuk mengurangi limbah
  • Dokumentasikan secara sistematis bahan kimia dalam persediaan dan yang digunakan, analisa perbedaanya secara periodik
  • Hindari pemakaian bahan yang tidak terpakai/berlebih
  • Pindahkan bahan kimia yg tidak terpakai dari lingkungan kerja
  • Pastikan terdapat ventilasi yang cukup
  • Ubahlah prosedur kerja untuk mengurangi limbah dan bahaya
  • Minta supplier untuk menyediakan bahan kimia dalam bentuk yang berbeda (cair/butiran, tidak serbuk)
  • Pastikan pelabelan telah memadai
  • Ujilah bahan yang tidak diketahui, gunakan/buang
  • Carilah bahan-bahan alternatif yang lebih aman
  • Sediakan perlengkapan pelindung diri
  • Adakan pelatihan mengenai perawatan/pemakaian yang baik

Apakah manfaat membuat catatan/daftar bahan kimia?

  • Identifikasi secara sistematis semua bahan kimia yg disimpan & digunakan
  • Identifikasi bahan bahan yang tdk terpakai
  • Identifikasi bahan yang tidak diketahui, gunakan/buang
  • Menyelidiki sifat sifat bahan; Tingkatkan kualitas produk
  • Hindari kadaluarsa dari bahan bahan yg disimpan
  • Hindari bahan bahan yang dilarang; tingkatkan persaingan
  • Buatlah informasi dasar yang terstruktur

Menganalisa bahan kimia dalam tabel inventarisasi

Pertanyaan untuk dicermati:

  • Berapakah jumlah suatu bahan yang dibutuhkan untuk proses produksi?
  • Berapakah sebenarnya jumlah yang digunakan?
  • Apakah bahn kimia ini harus digunakan, apakah ada yang tidak terpakai?
  • Mengapa sejumlah bahan kimia terbuang atau hilang?
  • Dapatkah bahan kimia disimpan dalam jumlah lebih kecil?
  • Dapatkah digunakan bahan/bentuk alternatif?
  • Apakah ada larangan/aturan terhadap penggunaan bahan kimia tersebut? (kriteria yang ramah lingkungan)

Membuat “Action Plan” PBK

Apakah yang menjadikan “Action Plan” lebih efektif?

  • Berdasarkan analisa sebab dan akibat
  • Memperhitungkan langkah langkah  spesifik  yang diperlukan
  • Membuat sasaran yang ambisius namun dapat tercapai
  • Memberikan tanggung jawab pada orang yang tepat
  • Buatlah jadwal yang realistik tentang siapa mengerjakan apa dan kapan

Daftar Isian Sebagai Pedoman

  • Bahan  yang digunakan
  • Penyimpanan & Penanganan Bahan
  • Jenis dan Kuantitas Limbah
  • Air dan Limbah cair
  • Energi
  • Keselamatan di tempat kerja dan perlindungan kesehatan

Struktur  Daftar  Isi

About these ads

2 thoughts on “Pengelolaan Bahan Kimia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s