Pengolahan limbah B3

Proses terjadinya limbah

Pengertian Limbah : Bahan sisa pada suatu kegiatan  dan/ atau  proses produksi.

Karakteristik Limbah B3 berdasarkan International Classification  (UN-regulation)

  • Class 1   Explosives: Fireworks, Gelignite
  • Class 2   Flammable / Inflammable / Toxic gases:  Acetylene, LPG; Air, Argon; Chlorine, Ammonia
  • Class 3   Flammable liquids: Petrol, Kerosene
  • Class 4   Flammable solids, Combustible, Dangerous when wet : Sulfur, Nitrocellulose; Carbon Black, Carbon; Calcium Carbide, Metal hydride
  • Class 5   Oxidizing agent: Hydrogen peroxide, Calcium Hypochlorite
  • Class 6   Toxic and infectious substances: NaCN, Hospital waste
  • Class 7   Radioactive substances: Uranium
  • Class 8   Corrosive substances: HCl, NaOH
  • Class 9   Miscellaneous: Aerosol

Jenis Limbah B3 berdasar sumbernya

  • Limbah B3 dari sumber tidak spesifik : Limbah B3 yang berasal bukan dari proses utamanya, tetapi berasal dari kegiatan pemeliharaan alat, pencucian, inhibitor korosi, pelarutan kerak, pengemasan, dll.
  • Limbah B3 dari sumber spesifik : Limbah B3 sisa proses suatu industri atau kegiatan tertentu.
  • Limbah B3 dari sumber lain : bahan Kimia kadaluwarsa, tumpahan, sisa kemasan dan buangan produk yang tidak memenuhi spesifikasi.

Fase Limbah B3

Cara Pengolahan Limbah B3 Gas

Pemisahan limbah padat dari limbah cair yang tidak spesifik

  • Koagulasi
  • Flokulasi
  • Sedimentasi
  • Sentrifugasi
  • Filtrasi

Cara pengolahan limbah B3 cair

  • Penyisihan komponen-komponen yang spesifik:
    • Adsorpsi (penyerapan)
    • Evaporasi(penguapan)
    • Kristalisasi (pengkristalan)
    • Leaching (pelarutan)
    • Solvent extraction (ekstraksi)

Contoh nyata pengolahan limbah cair dengan cara adsorpsi

Cara pengolahan limbah B3 padat

  • Bahan anorganik
    • Stabilisasi/solidifikasi (S/S)
    • Jenis : Koagulan (tawas), Asbes, Baterei kering, Kaleng, Limbah padat proses pengeboran dan refinery minyak bumi, Fly ash/bottom ash, Jarum suntik, Sludge anorganik
  • Bahan organik
    • Insinerasi
    • Jenis : Limbah organik RS, Sludge organik, Obat-obat

Solidifikasi/stabilisasi

  • Tujuan :
    • mengubah sifat  fisik dan kimia limbah B3 menjadi non B3
  • Cara :
    • Penambahan senyawa pengikat B3 agar pergerakan senyawa B3 ini terhambat atau terbatasi dan membentuk massa monolit dengan struktur yang kekar.
  • Pemanfaatan :
    • Penimbunan (land fill)
    • Pemanfaatan lain : pengerasan jalan

Bahan-bahan yang digunakan untuk proses stabilisasi/solidifikasi

  • Bahan pencampur : Gipsum, pasir, lempung, abu terbang
  • Bahan perekat/pengikat:  semen, kapur, tanah liat dll.

Insenerasi

Contoh hasil recovery limbah krom dari industri penyamakan kulit

About these ads

3 pemikiran pada “Pengolahan limbah B3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s