Budapest, Ibukota Hungaria dengan Sentuhan Romawi Kuno

Budapest adalah ibukota Hungaria dan merupakan salah satu kota terbesar di Eropa. Seperti kebanyakan kota-kota besar di Eropa, kota ini memiliki perpaduan unik antara bangunan dengan gaya arsitektur kuno dan modern. Bahkan kehidupan orang-orang yang tinggal di kota ini juga merupakan perpaduan dua gaya hidup ini, tradisional dan modern. Sejarah kota Budapest dimulai pada sebelum abad ke 1 Masehi. Pada saat itu, kota Budapest merupakan pemukiman yang didirikan oleh orang Celtic. Setelah itu, kota ini dikuasai oleh bangsa Romawi. Oleh karena itu, banyak bangunan di kota ini yang dipengaruhi oleh budaya Romawi. Nama Budapest sendiri berasal dari penggabungan antara kata Buda dan Pest. Sebelumnya, kota ini dihancurkan oleh bangsa Mongol pada tahun 1241. Raja Bela IV akhirnya medirikan kastil di bukit Buda. Dan untuk melindungi kotanya, Raja ini memerintahkan untuk membangun benteng atau tembok disekeliling kastilnya. Dan hal ini yang menjadi awal dari kata Pest yang artinya dikelilingi oleh tembok kota.

Kota ini beriklim transisi. Mengapa dikatakan demikian? Cuaca di Budapest memiliki banyak sifat seperti banyak cuaca diberbagai tempat, seperti ada pengaruh iklim Mediterania yang hangat dan lembab, iklim dingin yang bersalju dan lain sebagainya. Tapi, bila kita ingin menyebut tentang keadaan cuaca di Budapest, maka bisa kita katakan bahwa Budapest memiliki cuaca sub-tropis, dengan pengaruh iklim tropis. Hal ini karena pada musim dingin, salju turun lumayan lebat di kota ini. Karena cuaca di kota ini sedemikian unik, maka akan jarang kita temukan restoran dengan fasilitas luar ruangan disini. Penduduk kota Budapest sangat bangga dengan bahasa yang mereka gunakan yaitu bahasa Hungaria. Kita bahkan jarang menemukan orang yang mengerti bahasa Inggris dikota ini. Oleh karena itu, akan sangat baik bila kita menyewa jasa guide atau menggunakan jasa travel untuk mengantarkan kita mengelilingi kota Budapest. Dan, kita akan lebih mudah menemukan jasa wisata tersebut, karena kota Budapest juga terkenal sebagai salah satu kota yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestik atau luar negeri. Kota Budapest dikunjungi setidaknya 2,7 juta orang per tahunnya. Hal tersebut disebabkan karena banyaknya objek wisata yang bisa kita temukan di kota ini, seperti museum musik, museum militer, Taman Hunyadi dan banyak bangunan indah dengan gaya Romawi kuno. Banyak tempat wisata tersebut yang bisa dijangkau dengan mudah. Jadi, banyak pejalan kaki yang bisa kita temui di kota Budapest. Selain itu, ada banyaknya taman yang bisa digunakan untuk beristirahat dan melepas penat setelah berjalan kaki menjelajahi kota Budapest juga menjadi salah satu faktor pendukung yang membuat kota ini dapat kita nikmati sepuasanya sambil kita berjalan kaki.

Satu hal yang paling menarik dari kota Budapest adalah harga murah yang bisa kita dapat untuk mendapatkan semua hal yang kita butuhkan. Hal ini karena standar hidup masyarakat di kota Budapest tergolong rendah. Akan tetapi, akhir-akhir ini terjadi lonjakan pengangguran terjadi di kota ini. Dan hal tersebut juga mempengaruhi tingkat kriminalitas di Budapest. Banyak terjadi tindakan kriminal yang kebanyakan terjadi pada pendatang atau wisatawan asing. Akan tetapi, pada masa-masa puncak saat banyak wisatawan mengunjungi kota ini, keamanan yang diterapkan oleh kepolisian Budapest bisa dibilang sangat bagus. Meskipun banyak polisi yang jarang memakai bahasa Inggris, akan tetapi, pada saat puncak kunjungan ini mereka didampingi oleh mahasiswa yang bertindak sebagai penerjemah, sehingga mereka lebih mudah membantu bila terjadi suatu masalah.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s