Energi Alternatif: Sebuah Pilihan Bijak Untuk Kelestarian Lingkungan

Penggunaan energi alternatif dewasa ini semakin meluas. Yang menjadi alasannya adalah energi alternatif dipandang sebagai sesuatu yang bagus untuk mengganti bahan bakar fosil. Salah satu keuntungan menggunakan energi alternatif adalah kerusakan lingkungan bisa diminimalisir.

Tidak seperti bahan bakar fosil, energi alternatif tidak menghasilkan emisi karbon yang tentu saja dapat merusak lingkungan. Selain itu, energi ini bisa didapat dengan mudah karena hanya dengan memanfaatkan sumber daya alam yang terdapat dimana-mana.

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa belum semua orang menggunakan energi alternatif? Ya, produksi masal energi ini dipandang tidak semudah bahan bakar fosil. Meskipun energi alternafit masih dianak tirikan, itu tidak berarti kita harus berhenti menggunakannya mengingat banyak manfaat yang bisa didapat.

Energi terbarukan

Berbicara tentang energi alternatif, salah satu yang mudah kita temui adalah energi terbarukan. Yang dimaksud energi terbarukan adalah energi yang bisa diperoleh dari alam seperti angin, matahari, dan tenaga gelombang. Berikut ini adalah penjelasan lebih detail tentang beberapa jenis energi terbarukan yang perlu anda tahu.

Yang pertama adalah solar cell atau energi matahari. Energi terbarukan jenis ini memanfaatkan sinar matahari menjadi energi listrik. Berbicara tentang solar cell, ada dua kategori yang perlu diketahui. Salah satunya adalah active solar cell yang mengunakan teknologi panel photovoltaic untuk mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik.

Ada banyak penerapan yang bisa anda temui berkenaan dengan active solar cell, salah satunya pada lampu merah yang ada diperempatan jalan.

Wind power juga merupakan salah satu energi terbarukan. Negara yang kini menjadi kiblat dunia berkenaan dengan tenaga angin adalah belanda. Negara ini bisa menyediakan listrik dalam kapasitas besar hanya dengan memanfaarkan kekuatan angin yang tentu saja mudah didapat.

Hydro power juga merupakan jenis energi terbarukan yang kini sedang digunakan secara luas. Seperti halnya wind power, hydro power juga menggunakan kincir namun yang menjadi penggeraknya adalah air yang tentu saja bisa menghasilkan enegi yang sanga dahsyat.

Energi Alternatif Dari Tumbuhan

Alam tentu saja menyediakan sumber daya yang melimpah bila berbicara tentang energi terbarukan. Salah satunya adalah tumbuh-tumbuhan. Yang kini sedang banyak digunakan adalah tumbuhan jarak. Jarak dianggap memiliki zat yang bisa menghasilkan bahan bakar ramah lingkungan.

Di Indonesia sendiri, energi alternatif dengan memanfaakan jarak sudah lama dikembangkan. Meskipun belum menampakkan hasil yang positif, energi ini dipandang sebagai energi terbarukan masa depan karena tidak merusak lingkungan.

Yang menjadi kendala dalam pengembagan jarak sebagai energi terbarukan adalah teknologi yang dibutuhkan relatif cukup mahal. Inilah alasan mengapa muncul kesan bahwa jarak bukanlah pilihan tepat sebagai pengganti bahan bakar fosil.

Pastinya, masih ada tumbuhan lain yang bisa dijadikan alternatif energi terbarukan, salah satunya adalah jagung. Beberapa negara sudah mencoba bahan bakar yang terbuat dari jagung. Hasilnya cukup efektif namun seperti biasa proses pengubahan menjadi energi ternyata sangat mahal. Dan hal ini tentu saja menjadi kendala di dunia moderen yang serba pragmatis.

Apapun hambatan kita dalam memproduksi secara masal energi terbarukan, tentu saja kita tidak bisa melupakan hal ini begitu saja. Suatu saat cadangan bahan fosil akan habis seiring dengan masifnya penggunaan. Nah, pada saat itulah umat manusia akan beralih pada energi terbarukan mulai dari energi matahari sampai ke minyak pohon jarak.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s