Kerusakan Lingkungan Akibat Proses Alam

Ada berbagai macam bentuk kerusakan lingkungan yang perlu kita ketahui, salah satunya adalah kerusakan lingkungan akibat proses alam.

Biasanya hal ini terjadi karena umur bumi yang sudah tua dan semakin menurunnya kualitas yang dimiliki olehnya karena ulah tangan manusia. Kerusakan alam akibat proses alam juga merupakan salah satu bagian dari seleksi alam dimana mereka akan menghancurkan komunitas mahluk hidup yang tinggal di tempat tersebut secara menyeluruh.

Hal ini bisa dilihat dari bencana alam yang terjadi di Aceh beberapa tahun yang lalu yaitu bencana tsunami. Bencana ini langsung meratakan kota aceh dan menyebabkan jutaan orang meninggal dalam sekejap. Bahkan beberapa ada yang hilang, dan terbawa sampai ke lautan di perbatasan Malaysia dan Singapura.

Gunung Meletus dan Tanah Longsor

Salah satu bencana yang terjadi akibat proses alam adalah gunung meletus. Peristiwa kerusakan lingkungan ini terjadi akibat gunung yang masih aktif dan bisa meletus kapanpun.

Gunung yang meletus akan menyemburkan lava, lahar panas,dan juga berbagai macam bahan volcanic lainnya yang berbahaya bagi manusia. Bahkan asap yang dikeluarkan oleh gunung yang meletus juga sama bahayanya dengan lava yang dimilikinya.

Asap abu vulkanik bisa langsung melelehkan apapun yang ada di sekitarnya dalam sekejap. Biasanya bencana semacam ini akan meminta korban jiwa.

Namun dibalik kerugian dan kengerian yang dimilikinya, bencana alam yang satu ini mampu memberikan keuntungan bagi tanah yang ada di sekitarnya, diantaranya adalah semakin meluasnya areal pertanian dan juga terciptanya lahan yang tanahnya gembur.

Kerusakan lingkungan yang lain yang juga sering terjadi adalah tanah longsor. Bencana yang satu ini merupakan salah satu bencana yang berbahaya kerena kedatangannya yang tidak terduga dan sering meminta korban jiwa yang tinggal di sekitar terjadinya tanah longsor.

Banyak diantara korban yang terkubur hidup-hidup dalam peristiwa ini. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya hal ini adalah dengan menggalangkan reboisasi. Biasanya erosi terjadi di tanah yang tidak ditumbuhi pepohonan. Akibatnya air langsung meresap ke tanah dan membuatnya longsor.

Gempa Bumi dan Tsunami

Kerusakan lingkungan yang berikutnya adalah Gempa bumi. Bencana alam yang satu ini terbagi menjadi beberapa jenis yaitu gempa bumi yang skalanya ringan, sampai dengan gempa bumi yang skalanya besar.

Untuk gempa bumi yang skalanya ringan bisanya hanya terjadi dalam kurun waktu yang sebentar dan goncangan yang terjadi juga tidak begitu kencang.

Namun untuk gempa bumi yang berskala besar, gempa semacam ini bisa sangat berbahaya. Gempa berskala besar bisa menghancurkan rumah dan gedung-gedung bertingkat sekalipun. Bahkan gempa bumi skala besar juga bisa merusak kualitas jalanan dan menimbulkan lubang yang cukup besar setelah gempa selesai terjadi.

Bencana alam yang juga merupakan bagian dari kerusakan lingkungan akibat proses alam adalah tsunami, seperti yang telah dijelaskan diatas. Bencana ini terjadi di tempat-tempat yang dekat dengan laut.

Tsunami banyak ditemukan di Negara-negara yang lokasinya terletak di dekat laut. Salah satunya adalah Negara jepang yang beberapa waktu lalu juga mengalami bencana tsunami yang sangat hebat.

Beberapa contoh dari bencana alam yang terjadi tersebut harus membuat kita sadar bahwa bumi sudah cukup tua sehingga kita harus segera melakukan sesuatu untuk mencegah bencana alam tersebut terjadi. Dengan melestarikan lingkungan yang ada di sekitar kita, peluang terjadinya bencana akan bisa dikurangi.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s