Object Complement (Pelengkap Object)

Melanjutkan tutorial indirect object.

object complement

Object complement adalah noun (kata benda), pronoun (kata ganti), atau adjective (kata sifat) setelah direct object yang menerangkan namanya, mendeskripsikannya, atau menjelaskan lokasinya.

Karena object complement merupakan pelengkap direct object maka kamu hanya bisa menemukannya pada kalimat yang memiliki transitive verb. Nama lainnya object complement adalah objective complement atau object predicate.

Biasanya yang ada object complement adalah kalimat dengan verb of making (to make, to create, dll) atau verb of naming (to name, to call, to elect). Pada contoh di bawah ini, yang diberi bold adalah direct object sedangkan yang diberi garis bawah adalah object complement.

To name her Rika.

To make her happy.

Selain kedua jenis verb diatas (verb of naming dan verb of making), beberapa jenis verb lainnya juga bisa dilengkapi dengan object complement.

To paint something blue.

To consider someone smart.

To catch somebody stealing.

Object complements dan Adverbs

Berhati-hatilah terhadap dua bentuk kalimat dibawah ini karena keduanya mirip tetapi yang satu tidak memiliki object complement sedangkan yang satunya memiliki object complement.

She called the man yesterday.

She called the man a liar.

Dari dua kalimat diatas kita bisa mengetahui bahwa “man” adalah direct object.

Pada kalimat pertama, yesterday adalah adverb (kata keterangan) yang menjelaskan kapan sehingga pada kalimat ini tidak terdapat object complement. Sedangkan pada kalimat kedua, “liar” menerangkan nama “man” sehingga liar merupakan object complement.

Contoh-contoh object complement

Dibawah ini adalah beberapa contoh object complement.

I painted my room red.

My sister named the cat Miaw.

The blanket kept the cat warm.

I found the guard sleeping.

I declare this centre open.

We all consider her unworthy.

They elected my uncle mayor.

We called the boy on the horse Johan.

The team elected the twins co-captain.

The explorers found the old building empty.

Our present renters have kept the apartment clean.

I prefer my coffee black.

We consider fish spoiled once it smells like what it is.

To obtain man’s opinion of you, make him mad.

“I paint the plaster walls white, except for the little nook under the sloping roof where my bed fits just perfectly. There, I paint the walls and sloping ceiling black.” (Meredith Hall, Without a Map. Beacon, 2007)

“Bheema joined Gandhi in his struggle for India’s independence and called his father a traitor.” (Anita Rau Badami, Tamarind Mem. Viking Penguin, 1996)

Object complement tidak selalu satu huruf tetapi bisa juga dalam bentuk phrases/frasa (dua kata atau lebih).

We all consider her unworthy of the position.

I found the guard sleeping in the barn.

Have you named Mr. Surata temporary chairman?

Dian calls me her buddy.

“The widow she cried over me, and called me a poor lost lamb, and she called me a lot of other names, too.” (Mark Twain, Adventures of Huckleberry Finn, 1885)

“In some places the process was so intense that clouds of expelled algae turned the water brown and turbid.” (Stephen Harrigan, Water and Light: A Diver’s Journey to a Coral Reef. Houghton Mifflin, 1992)

“While [Patricia Harris] was working at Howard, President John F. Kennedy appointed her chairperson of the National Women’s Committee for Civil Rights.” (Meta K. Townsend, “Patricia Roberts Harris.” Notable American Women: A Biographical Dictionary, ed. by Susan Ware. Harvard University Press, 2004)

Indirect Object (Object Tak Langsung)

Apakah kamu siap untuk mempelajari indirect object? Kalau kamu siap ayo kita lanjutkan.

Pada tutorial sebelumnya, kamu sudah mempelajari mengenai direct object beserta contoh-contohnya.

Jika kamu belum mempelajari direct object maka kamu harus mempelajarinya terlebih dahulu karena materi tersebut dengan yang sekarang sangat berkaitan.

Apa itu Indirect Object?

Indirect Object adalah nouns (kata benda) yang menerima direct object. Bila lebih diperjelas maka indirect object adalah nouns yang menyatakan siapa yang menerima aksi dari verb.

Puput passed the parcel.
(Direct object dari kalimat diatas adalah the parcel. Tidak ada penerima dari direct object pada kalimat diatas sehingga kalimat diatas tidak memiliki indirect object)

The boy kicked me the ball.
(Direct object dari kalimat diatas adalah the ball. Penerima dari direct object tersebut adalah me sehingga indirect objectnya adalah me)

Lucky sent his brother a postcard from the hotel.
(Direct object dari kalimat diatas adalah postcard. Penerima dari direct object tersebut adalah his brother sehingga indirect objectnya adalah his brother)

Did the students give their teacher the assignment?
(Direct object dari kalimat diatas adalah assignment. Penerima dari direct object tersebut adalah teacher sehingga indirect objectnya adalah teacher)

Contoh dari indirect object

Di bawah ini adalah beberapa contoh dari indirect object. Yang diberi bold adalah indirect object dan yang diberi garis bawah adalah direct object.

  • Maya passed her father the parcel.
  • If you would like, we can give Dita the tickets to tonight’s game.
  • After class, Randall will give the students their papers.
  • Can you write the clerk a check for the gloceries?
  • He gives Sarah the book.
  • I gave my friend a bouquet of flower.
  • Aji built his granddaughter a sandcastle on the beach.
  • To explain the broken lamp, we told Mom a lie.
  • Satri paid the mechanic 300 dollars to fix the squeaky brakes.

Terkadang indirect object dilengkapi dengan preposition seperti to atau for.

  • He gives the book to Sarah.
  • Misbah passed the money to her father.
  • Satri paid 300 dollars to the mechanic to fix the squeaky brakes.

Cara menemukan indirect object dalam kalimat

Sebelum kamu menemukan indirect object, terlebih dahulu kamu harus menemukan direct object. Kamu bisa menemukan direct object dengan menemukan verb lalu menanyakan apa!

Kalau verb tersebut tidak bisa dilengkapi dengan nouns maka kalimat tersebut tidak mengandung direct object sedangkan sebaliknya bila verb tersebut harus dilengkapi dengan nouns maka kalimat tersebut mengandung direct object.

Setelah kamu menemukan direct object, lalu kamu tanyakan untuk siapa direct object tersebut! Bila pertanyaan tersebut terjawab maka kalimat tersebut mengandung indirect object.

She gave the beggar a gold coin.
(Langkah 1. Cari verb = gave)
(langkah 2. Tanya apa yang di gave = a gold coin)
(Karena langkah 2 maka direct object = a gold coin)
(langkah 3. Tanya siapa yang menerima = the beggar)
(karena langkah 3 maka indirect object = the beggar)

Hanya transitive verb yang memiliki indirect object

Verb yang memiliki direct object disebut transitive verb. Sedangkan yang tidak memiliki direct object dinamakan intransitive verb.

Wira skidded on the ice.
(Langkah 1. Cari verb = skidded)
(langkah 2. Tanya apa yang di skidded = tidak ada)
(Karena langkah 2 maka direct object = tidak ada)
(The verb to skidded adalah intransitive verb)

Iman is snoring heavily.
(Langkah 1. Cari verb = snoring)
(langkah 2. Tanya apa yang di snoring = tidak ada)
(Karena langkah 2 maka direct object = tidak ada)
(Verb snoring adalah intransitive verb)

Quiz

Cari verb, direct object dan indirect object dari kalimat-kalimat di bawah ini.

  1. He buys me flower.
  2. Caecilia and Sara brought the hostess delicious chocolates.
  3. Asri’s music teacher lent her a recording of Tchaikovsky’s The Nutcracker Suite.
  4. My sister-in-law sent us photos of the wedding.
  5. The teacher handed her student the assignment.

Jawaban

Verb diberi bold, direct object diberi garis bawah, dan indirect object diberi warna merah.

  1. He buys me flower.
  2. Caecilia and Sara brought the hostess delicious chocolates.
  3. Asri’s music teacher lent her a recording of Tchaikovsky’s The Nutcracker Suite.
  4. My sister-in-law sent us photos of the wedding.
  5. The teacher handed her student the assignment.

Tutorial berikutnya apa yang dimaksud object complement.

Direct Object (Objek Langsung)

Melanjutkan tutorial kata benda (nouns).

Apakah kamu familiar dengan direct object? Pastinya kamu akan mengenal Direct Object pada saat tutorial ini berakhir!

Apa itu Direct Object?

Direct object adalah kata benda yang menerima tindakan dari kata kerja (verb).

Contoh-contoh direct Object

Dibawah ini adalah contoh-contoh dari direct object. Yang diberi bold adalah verb dan yang diberi garis bawah adalah direct object.

  • Adit and Yoga played soccer.
  • Joko read the newspaper.
  • The carpenter fixed the door.
  • The little girl played the piano.
  • The dog ate my homework.
  • I love my friendly neighborhood.
  • Our amazing soccer team won the trophy.
  • Adit accidentally kicked Yoga.
  • After dinner, Sophie always serves a cake.
  • Diah discovered a pile of books hidden under the staircase.

Cara menemukan direct object dalam kalimat

Untuk menemukan direct object dalam sebuah kalimat adalah dengan menemukan verb dan melanjutkan dengan pertanyaan apa atau siapa. Lihat contoh dibawah.

direct object

The boy kicked the ball
(langkah 1: Cari verb = kicked)
(langkah 2: Tanya apa yang di kicked? = the ball)
(direct object dari kalimat diatas = the ball)
 Our cat caught a mouse.
(langkah 1: Cari verb = caught)
(langkah 2: Tanya apa yang di caught? = a mouse)
(direct object dari kalimat diatas = a mouse)
 The police have arrested the man who committed the robberies.
(langkah 1: Cari verb = have arrested)
(langkah 2: Tanya siapa yang di have arrested? = the man)
(direct object dari kalimat diatas = the man)
Aji built a sandcastle on the beach.
(langkah 1: Cari verb = built)
(langkah 2: Tanya apa yang di built? = sandcastle)
(direct object dari kalimat diatas = sandcastle)
To explain the broken lamp, we told a lie.
(langkah 1: Cari verb = told)
(langkah 2: Tanya apa yang di told? = lie)
(direct object dari kalimat diatas = lie)

Phrases dan clauses bisa menjadi direct object

Selain satu kata, direct object juga bisa berbentuk phrases (frasa/dua kata) dan clauses (klausa/sekelompok kata).

Anggia hates biting her fingernails.
(langkah 1: Cari verb = hates)
(langkah 2: Tanya hates what? = biting her fingernails)
(direct object dari kalimat diatas = biting her fingernails)
When questioned by police, Upin admitted he took the bicycle.
(langkah 1: Cari verb = admitted)
(langkah 2: Tanya admitted what? = he took the bicycle)
(direct object dari kalimat diatas = he took the bicycle)
On the way to the doctor’s office, the child pretended she was not sick.
(langkah 1: Cari verb = pretended)
(langkah 2: Tanya pretended what? = she was not sick)
(direct object dari kalimat diatas = she was not sick)
A government official reported that agency funding would be cut by 25 percent.
(langkah 1: Cari verb = reported)
(langkah 2: Tanya reported what? = that agency funding would be cut by 25 percent)
(direct object dari kalimat diatas = that agency funding would be cut by 25 percent)
Although she is tired, Maya says she will plant the garden for you.
(langkah 1: Cari verb = says)
(langkah 2: Tanya says what? = she will plant the garden for you)
(direct object dari kalimat diatas = she will plant the garden for you)

Hanya transitive verb yang memiliki direct object

Jika sebuah sebuah verb memiliki direct object maka kalimat tersebut dinamakan transitive verb (kata kerja transitif). Sedangkan verb yang tidak dilengkapi dengan direct object disebut intransitive verb (kata kerja intransitif). Bisa dikatakan bahwa direct object adalah pelengkap dari action verb. Lihat contoh dibawah.

The flower bloomed
(langkah 1: Cari verb = bloomed)
(langkah 2: Tanya bloomed what? = Tidak ada. kata bloomed tidak bisa dilanjutkan dengan direct object)
(direct object dari kalimat diatas = Tidak ada)
The book fell
(langkah 1: Cari verb = fell)
(langkah 2: Tanya fell what? = Tidak ada. kata fell tidak bisa dilanjutkan dengan direct object)
(direct object dari kalimat diatas = Tidak ada)
Wahyu fell very badly
(langkah 1: Cari verb = fell)
(langkah 2: Tanya fell what? = Tidak ada. kata fell tidak bisa dilanjutkan dengan direct object)
(direct object dari kalimat diatas = Tidak ada)
Sandra is sleeping at the moment.
(langkah 1: Cari verb = sleeping)
(langkah 2: Tanya sleeping what? = Tidak ada. kata sleeping tidak bisa dilanjutkan dengan direct object)
(direct object dari kalimat diatas = Tidak ada)

Tutorial berikutnya mengenal indirect object.

Kata Benda (Nouns)

Apa itu nouns?

Lihatlah sekelilingmu, semua yang kamu lihat bisa kamu beri nama. Nah, setiap nama tersebut bisa menjawab pertanyaan diatas.

Apa yang kamu lihat? sebuah komputer, kamar tamu, saudaramu, ataukah seekor kelinci?

Nouns adalah kata untuk memberi nama orang, tempat, benda atau gagasan.

Sebenarnya banyak yang belum mengerti perbedaan antara kata benda dan benda itu sendiri. Karena alasan tersebut saya ingin menjelaskan perbedaanya pada tutorial bahasa Inggris kali ini.

Apa yang dimaksud dengan noun? Pilihlah noun dari dua gambar dibawah!

lop-eared-314881__1802   lop-eared-314881__180

Jika yang kamu pilih adalah gambar di sebelah kiri maka tebakanmu benar. Kenapa?

Pertama, yang dimaksud noun adalah kata. Walaupun gambar disebelah kanan lebih lucu namun gambar tersebut bukanlah kata kelinci melainkan seekor kelinci.

Apakah kamu bisa melihat perbedaannya? Noun hanyalah sebuah kata, bukan sesuatu yang sebenarnya kata tersebut tunjukkan.

Sekarang tugasmu adalah mengingat pengertian noun dibawah.

Noun adalah kata untuk memberi nama orang, tempat, benda, atau ide.

Fungsi Noun

Nouns memiliki banyak fungsi dalam kalimat. Mari kita lihat beberapa fungsi-fungsi tersebut.

1. Subjects/ Subjek,

Nouns sebagai subjects biasanya berupa orang, tempat, benda, atau ide yang berfungsi sebagai kepemilikan atau tentang apa kalimat tersebut.

Andrea Kicked the ball.

2. Direct objects/ Objek langsung,

Nouns yang menerima tindakan dari kata kerja (transitive active verbs).

Andrea kicked the ball.

3. Indirect objects/ Objek tak langsung,

Nouns yang menerima direct object.

He discussed the problem with his parents.

4. Object compelements/ Pelengkap objek,

Nouns yang melengkapi direct object.

They named the baby Juni.

Jadi bagaimana? sudah merasa bingung sampai sini?

Jika kamu merasa bingung, jangan khawatir. Terus lanjutkan tutorial ini dan berlatih. Kamu pasti bisa. Masing-masing dari penjelasan diatas akan saya jelaskan lebih lanjut di tutorial yang akan datang.

Berbagai jenis Nouns

Apakah kamu suka buah-buahan? saya harap begitu karena buah-buahan sangat baik untuk tubuh.

Seperti yang kamu tahu bahwa buah-buahan terdiri dari berbagai macam seperti semangka, durian, mangga, dan melon. Setiap buah pastinya memiliki rasa yang berbeda-beda.

Begitu juga dengan nouns, setiap jenis nouns memiliki karakter yang berbeda-beda walaupun begitu mereka masih disebut nouns.

Perhatikan bahwa sebuah noun bisa masuk kedalam beberapa kelompok sekaligus. Contohnya adalah kata “cat” yang bisa masuk ke dalam kategori common, concrete, countable, dan singular noun. Lihat pembagian nouns dibawah berdasarkan bentuknya atau jenisnya.

1. Common/Umum,

Nouns yang bersifat umum, bukan spesifik orang/tempat/sesuatu/ide. Dimulai dengan huruf kecil, kecuali bila nouns digunakan pada awal kalimat (sentence).

writer, river, town, woman, house, professor

2. Proper,

Nouns yang bersifat khusus untuk nama orang/tempat/sesuatu/ide. Selalu dimulai dengan huruf Besar.

Andrea Hirrata, Bandung, Disneyland, Mars

3. Abstract,

Lawan dari concrete. Nouns yang digunakan untuk menamakan sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kelima indra yang kamu punya.

happiness, freedom, friendship, knowledge, patience

4. Concrete/Jelas,

Nouns yang bisa kamu jelaskan dengan seluruh indra yang kamu punya atau sesuatu yang benar-benar ada.

chocolate, cat, chicken, egg

5. Countable/Bisa dihitung,

Nouns yang bisa dihitung baik singular/satu maupun plural/banyak. Semua yang bisa dibuat plural bisa kita sebut countable noun,

clock/clocks, Budi, poem, coin, banana

6. Uncountable/Mass Noun/Noun tak terbilang,

Nouns yang tidak bisa terhitung. Karena tidak bisa terhitung maka hanya bisa menggunakan singular form.

money, milk, rain, rice, water, confusion

7. Compound/Kata majemuk,

Nouns yang terdiri dari dua kata. Bisa berbentuk dua kata (grapefruit juice), bisa berupa kata yang dihubungkan dengan garis tengah (sister-in-law), ataupun berbentuk satu kata (schoolteacher).

tablecloth, haircut, fundraiser, snowboarding, heart attack

8. Collective nouns/Kolektif atau kelompok,

Singular nouns yang membuat sebuah kelompok.

class, audience, jury, squad, swarm, crowd, orchestra

9. Singular/Tunggal,

Nouns yang berupa satu orang/tempat/benda/ide.

road, ball, box, face

10. Plural/Jamak,

Nouns yang berupa lebih dari satu orang/tempat/benda/ide. Biasanya diakhiri dengan huruf s.

roads, balls, boxes, faces

11. Possessive nouns/Kepunyaan,

Nouns yang menunjukkan kepunyaan.

Dad’s car, the student’s book, Lydia’s hat

Jangan terlalu pusing dengan banyaknya istilah diatas. Karena seiring dengan perjalanan waktu dan usaha maka kamu pasti bisa menguasainya.

Tutorial selanjutnya direct objects.

Eight Parts of Speech

Setiap kata bahasa Inggris pasti bisa dibagi kedalam 8 kelompok kata atau yang dimaksud parts of speech.

Wow! menakjubkan bukan? coba pikirkan fakta ini semenit saja.

Ada ribuan kata dalam bahasa Inggris dan semuanya bisa dibagi menjadi 8 group!

Kamu akan mempelajari mengenai 8 kelompok kata ini dibawah.

1. Nouns/Kata benda,

Nouns adalah nama orang/tempat/benda/gagasan.

Ada berbagai macam nouns. Diantaranya adalah: proper nouns, common nouns, collective nouns, possessive nouns, dan compound nouns.

2. Pronouns/Kata Ganti,

Kata yang digunakan untuk mengganti orang atau benda.

Sama seperti nouns, ada berbagai macam type pronouns. Diantaranya adalah: reflexive pronouns, indefinite pronouns, possessive pronouns, dan relative pronouns.

3. Verbs/Kata Kerja,

Verbs digunakan untuk menunjukkan aktivitas, kejadian, atau tindakan. Verbs terbagi atas linking verbs, action verbs, helping verbs, dan modals.

4. Adjectives/Kata sifat,

Adjectives adalah kata yang menerangkan atau memodifikasi nouns dan pronouns.

5. Adverbs/Kata keterangan,

Adverbs adalah kumpulan kata yang memodifikasi verbs, adjectives, dan adverbs lainnya.

6. Prepositions/Kata depan,

Preposition menghubungkan antara nouns atau pronouns dengan kata-kata lain di dalam sebuah kalimat.

7. Conjunctions/Kata penghubung,

Conjunction berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih kata, phrases/frasa (dua kata atau lebih), atau clauses/klausa (sekelompok kata).

8. Interjenctions/Kata seru,

Kata yang digunakan untuk menunjukkan emosi. Secara grammar kata ini tidak memiliki hubungan dengan keseluruhan kalimat.

Sangatlah penting bagi kamu untuk mengingat delapan kelompok speech ini dan fungsinya.

Semua yang berhubungan dengan grammar dan writing pasti berhubungan dengan informasi diatas. Jadi pelajari semuanya!

Focus untuk mengingat nama dan artinya yang sudah saya berikan diatas. Untuk Pembahasan yang lebih mendalam beserta contoh-contohnya akan saya jelaskan di tutorial berikutnya.

Apa yang kamu katakan? Kamu sudah hapal semua penjelasan diatas? (Aku tahu kamu pasti bisa melakukannya!)

Kalau begitu mari kita lanjutkan belajarnya ke tutorial berikutnya yaitu fungsi dan bentuk-bentuk nouns.

Require PHP

Melanjutkan pelajaran sebelumnya tentang include, sekarang kita akan membahas mengenai require.

Pada dasarnya fungsinya sama saja antara include dan require yaitu untuk mengcopy isi dari sebuah file kemudian menambahkannya kedalam file baru. Tetapi ada perbedaan perting diantara keduanya.

Saat kamu menggunakan include dan PHP tidak bisa menemukan file yang di panggilnya maka kamu akan mendapatkan pesan error di error log seperti dibawah:

Code:

<?php
include("filetidakada.php");
echo "Hello World!";
?>

Hasil:

PHP Warning:  include(filetidakada.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/jujushare/public_html/jujuscript.php on line 2
PHP Warning:  include(): Failed opening 'filetidakada.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/jujushare/public_html/jujuscript.php on line 2

Hello World!

Perhatikan bahwa dengan penggunaan include, perintah PHP echo kita masih bisa dieksekusi. Hal ini disebabkan karena pesan Warning tidak menghalangi script untuk terus berjalan. Hal sebaliknya akan terjadi bila kita menggunakan function require seperti dibawah.

Code:

<?php
require("filetidakada.php");
echo "Hello World!";
?>

Hasil:

PHP Warning:  require(noFileExistsHere.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/jujushare/public_html/jujuscript.php on line 2
PHP Fatal error:  require(): Failed opening required 'noFileExistsHere.php' (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/jujushare/public_html/jujuscript.php on line 2

Untuk penggunaan require diatas, kita mendapatkan pesan PHP fatal error di error log dan script code tidak dilanjutkan untuk mengeksekusi perintah echo.

Include PHP

PHP include merupakan bagian penting kalau kamu serius ingin membuat web yang bagus. Maksud dari PHP include adalah memanggil sebuah file lalu memasukkan apa yang ada dalam file tersebut dalam sebuah script code. Biasanya kita memakai ini untuk memanggil menu dan memasukkannya ke dalam header.

Misalkan saja kita ingin membuat sebuah file menu yang akan kita gunakan untuk setiap halaman web kita. Kita beri nama file menu kita dengan menu.php dengan rangkaian code seperti di bawah.

menu.php

<html>
<body>
<a href="http://www.jujubandung.wordpress.com/index.php">Home</a> - 
<a href="http://www.jujubandung.wordpress.com/about.php">About Us</a> - 
<a href="http://www.jujubandung.wordpress.com/links.php">Links</a> - 
<a href="http://www.jujubandung.wordpress.com/contact.php">Contact Us</a> <br />

Setelah file menu dibuat, sekarang kita akan buat file index di directory yang sama dengan file menu. Kita beri nama file “index.php”. Dengan perintah include kita akan panggil isi dari file menu.php dan menempatkannya ke dalam file index.php. Isi dari file index dengan perintah include bisa dilihat dibawah.

index.php

<?php include("menu.php"); ?>
<p>Halaman utama ini menggunakan menu yang dapat ditampilkan di semua web page!</p>
</body>
</html>

Tampilan
——————————————————-
HomeAbout UsLinksContact Us

Halaman utama ini menggunakan menu yang dapat ditampilkan di semua web page!
——————————————————-

Begitu kita memakai include, maka isi dari file yang dipanggil sudah otomatis tercopy ke file yang baru. Sehingga kalau visitor melihat source dari file index.php maka visitor melihat file yang sudah lengkap.

Source dari file index.php yang dilihat oleh visitor.

<html>
<body>
<a href="index.php">Home</a> - 
<a href="about.php">About Us</a> - 
<a href="links.php">Links</a> - 
<a href="contact.php">Contact Us</a> <br />
<p>Halaman utama ini menggunakan menu yang dapat ditampilkan di semua web page!</p>
</body>
</html>

Untuk tutorial berikutnya kita akan bicarakan mengenai alternatif selain include yaitu require.

Comment PHP

Sebelumnya kita sudah banyak membahas dasar-dasar PHP diantaranya adalah variabel, syntax, echo, dan string bahkan kita bisa menginstal PHP di komputer sendiri. Tetapi diantara semua tutorial tersebut ada satu yang spesial yaitu memberi komentar diantara code-code tersebut yang tidak termasuk code PHP.

Tujuan kita menambahkan comment kedalam code adalah sebagai catatan untuk code yang telah kita tuliskan. Catatan ini bisa menjadi panduan bagi orang lain yang membaca code yang kita miliki atau sebagai pengingat apa yang telah kita tuliskan.

Comment tidak akan ditampilkan di luar file PHP atau kepada visitor. Comment hanya bisa dibaca kalau kamu membuka file PHP. Sehingga comment hanya berguna bagi programmer.

Buat yang belum tau bagaimana syntax HTML comment bisa liat dibawah.

<!--Ini adalah comment HTML-->

Comment satu baris.

Kalau di dalam HTML kita hanya mengenal satu jenis comment maka dalam PHP kita mengenal dua jenis comment. Yang pertama akan kita bahas adalah comment satu baris. Untuk memberikan comment satu baris kita bisa menambahkan “//” atau “#”. Semua yang ada setelah tanda comment satu baris akan diabaikan oleh code PHP.

Contoh Code:

<?php
echo "Hello World!"; // Hello World! akan ditampilkan
echo "<br/>Kamu tak bisa melihat tulisan ini"; // echo "nothing";
//echo "Nama saya Juju";
# echo "saya tidak melakukan apa-apa";
?>

Hasil
————————————————
Hello World!
Kamu tak bisa melihat tulisan ini
————————————————

Dari kode diatas beberapa code echo tidak di eksekusi karena berada di dalam tanda comment.

Programmer biasannya menggunakan code jenis ini untuk catatan kecil maupun untuk menonaktifkan satu baris code tanpa menghapus code tersebut untuk sementara.

Comment banyak baris.

Hampir sama dengan comment satu baris hanya saja comment jenis ini kita gunakan untuk comment yang terdiri dari banyak baris. Kita bisa membuat comment banyak baris dengan “/*” dan mengakhirnya dengan “*/”.

Code:

<?php
/* Code echo dibawah ini 
akan menampilkan kata-kata Hello World! */
echo "Hello Wordl!";
/* echo "nama saya juju";
echo "saya saeorang programmer";
*/
?>

Hasil
———————
Hello World!
———————

Banyak programmer pemula seperti kamu yang tidak memanfaatkan fasilitas comment PHP ini. Fasilitas comment ini sangat penting sekali terutama di saat kita menuliskan code-code PHP yang sangat kompleks.

Banyak programmer yang terlalu malas maupun merasa tidak perlu untuk menuliskan comment ke dalam code mereka. Tetapi ketahuilah bahwa programmer yang baik selalu membuat code yang di buatnya bisa dipahami orang lain dengan mudah. Lagian apa kamu bisa mengingat code apa yang kamu tulis setelah sekian lama kamu lupakan?

Biarkan comment menghiasi perjalanan code-code kamu dan jadilah seorang programmer PHP yang lebih bahagia. Gunakan single line comment untuk comment singkat dan gunakan comment banyak baris untuk memberikan catatan yang lebih rumit buat code yang kamu buat.

Operator PHP

Hai semuanya,

Kali ini saya ingin kasih tutorial untuk operator PHP setelah sebelumnya kita membahas mengenai string sebagai dasar dari bahasa PHP.

Kita bisa mengggunakan operator untuk melakukan berbagai macam operasi pada variabel dan value. Di pelajaran-pelajaran sebelumnya kita sudah menggunakan salah satu operator yaitu sama dengan “=”. Nah, kali ini kita akan bahas mengenai berbagai macam operator lainnya.

Kita bisa membagi operator menjadi beberapa kategori:

  • Assignment operator/operator penamaan.
  • Arithmetic operator/operator arithmetik.
  • Comparison operator/operator perbandingan.
  • string operator/operator string.
  • Kombinasi operator arithmetik dan penamaan.

Assignment operator.

Lambang dari assignment operator adalah “sama dengan” “=”. Kita bisa menggunakan “sama dengan” untuk menentukan berapa value dari variabel. Lihat contoh dibawah.

<?php
$var_saya = 13;
$var_lainnya = $var_saya;
?>

Arithmetic operator.

Operator : Penjelasan : Contoh
--------------------------------
+        : tambah     : 2 + 6
-        : kurang     : 3 - 1
*        : kali	      : 2 * 3
/        : bagi	      : 9 / 3
%        : modulus    : 7 % 3

Contoh Code

<?php
$pertambahan = 2 + 6; 
$pengurangan = 3 - 1; 
$perkalian = 2 * 3; 
$pembagian = 9 / 3; 
$modulus = 7 % 3; 
echo "lakukan pertambahan: 2 + 6 = " . $pertambahan."<br />"; 
echo "lakukan pengurangan: 3 - 1 = " . $pengurangan."<br />"; 
echo "lakukan perkalian:  2 * 3 = " . $perkalian."<br />"; 
echo "lakukan pembagian: 9 / 3 = " . $pembagian."<br />"; 
echo "lakukan modulus: 7 % 3 = " . $modulus 
	. ". Modulus adalah hasil sisa dari pembagian.  
	Pada contoh ini 7 / 3 adalah adalah dua dan sisa satu.";
?>

Dari contoh diatas kita menambahkan titik “.” yang berguna sebagai perintah untuk menambahkan sesuatu. Kita bisa beri nama titik ini concatenation string operator. Titik dapat menggabungkan string dengan string maupun string dengan variabel.

Untuk echo yang pertama kita memerintahkan untuk menampilkan string yang berada di dalam double quote yang pertama “lakukan pertambahan: 2 + 6 = ” lalu kita memberikan titik “.” untuk menambahkan variabel $pertambahan lalu kita berikan titik lagi untuk menambahkan enter dengan code br/.

Hasil
——————————————————–
lakukan pertambahan: 2 + 6 = 8
lakukan pengurangan: 3 – 1 = 2
lakukan perkalian: 2 * 3 = 6
lakukan pembagian: 9 / 3 = 3
lakukan modulus: 7 % 3 = 1. Modulus adalah hasil sisa dari pembagian. Pada contoh ini 7 / 3 adalah adalah dua dan sisa satu.
——————————————————–

Comparison Operator.

Kita menggunakan Comparison untuk memeriksa hubungan variabel dan value. Kita akan membahas penggunaan mengenai operator ini lebih mendalam di tutorial mengenai if statement.

Operator : Arti     : Contoh   : Hasil
------------------------------------------
==       : =        : $x == $y : false
!=       : Tidak =  : $x != $y : true
<        : <        : $x < $y  : true
>        : >        : $x > $y  : false
<=       : < atau = : $x <= $y : true
>=       : > atau = : $x >= $y : false

String Operator.

Di atas sudah kita bahas sedikit mengenai “.” string operator. Di bawah ini kita kasih lagi contoh lebih banyak.

<?php
$String_aku = "Hai";
$String_kamu = " Agnes";
$String_kita = $string_aku . $string_kamu;
echo $string_kita . "!";
?>

Hasil
—————
Hai Agnes!
—————

Kombinasi operator arithmetic dan operator assignment.

Dalam pemrograman ada trik yang bisa kita pakai untuk menambahkan suatu angka secara terus menerus secara teratur. Salah satu contoh pemakaian trik ini adalah untuk counter. Kita bisa memakai counter untuk menghitung jumlah pengunjung dan lain sebagainya.

Misalkan saja kamu ingin menambahkan counter dengan angka 1, dibawah ini adalah contoh sederhananya.

<?php
$counter = $counter + 1;
?>

Dalam PHP ada cara untuk menyederhanakan code diatas, lihat contoh dibawah.

<?php
$counter += 1;
?>

Selain tambah masih ada lagi kombinasi lainnya.

Operator : Contoh            : Arti
-------------------------------------------------------
+=       : $x += 2;          : $x = $x + 2;
-=       : $x -= 4;          : $x = $x - 4;
*=       : $x *= 3;          : $x = $x * 3;
/=       : $x /= 2;          : $x = $x / 2;
%=       : $x %= 5;          : $x = $x % 5;
.=       : $my_str. = "hai"; : $my_str = $my_str . "hai";

Penambahan atau pengurangan sebelum atau sesudah code dieksekusi.

Operator yang satu ini memang rada aneh dan susah dimengerti. Selain menyederhanakan operator di atas, operator ini bisa dilakukan sebelum maupun sesudah operasi berjalan.

Anda bingung? Sama saya juga bingung menjelaskannya. haha.

Tapi jangan bingung, coba pahami dari contoh sederhana yang saya buat dibawah.

$x++; sama artinya dengan $x += 1; atau $x = $x +1;

$x– sama artinya dengan $x -= 1; atau $x = $x – 1;

Contoh pemakaian:

<?php
$x = 3;
echo "Nilai x dengan lambang setelah operasi = " . $x++;
echo "<br /> Nilai x sekarang setelah ditambah = " . $x;
$x = 3;
echo "<br />Nilai x dengan lambang setelah ditambah = " . ++$x;
echo "<br /> Nilai x sekarang setelah ditambah = " . $x;
?>

Hasil
———————————————————————–
$x = 3;
Nilai x dengan lambang setelah operasi = 3
Nilai x sekarang setelah ditambah = 4
Nilai x dengan lambang setelah ditambah = 4
Nilai x sekarang setelah ditambah = 4
———————————————————————–

Seperti yang bisa dilihat diatas, hasil dari $x++ tidak langsung bisa ditampilkan tetapi baru bisa ditampilkan setelah kode dieksekusi.

Kebalikannya malah terjadi pada kode $++x. Hasil running dari kode ditampilkan terlebih dahulu.

String PHP

Dalam bahasa pemrograman PHP, string merupakan bahasan yang sangat pokok dan penting. Walaupun belum dibahas secara khusus, di tutorial kita yang lalu tentang PHP echo sudah pernah kita singgung sedikit mengenai string. Nah, dikesempatan ini saya akan sharing sedikit mengenai dasar-dasar string PHP.

Sebelum kita bisa menggunakan string, kita harus membuatnya terlebih dahulu. String bisa digunakan dengan berbagai macam cara diantaranya adalah bisa langsung dimasukkan kedalam function atau text string bisa disimpan dalam variabel.

Dalam contoh di bawah ini kita menampikan string dengan dua cara, yang pertama adalah langsung menampilkannya melalui perintah echo dan yang kedua adalah menyimpannya terlebih dahulu dalam variabel lalu memanggil variabel tersebut.

<?php
echo "Saya senang jus mangga!";
$stringkamu = "Saya senang jus mangga!";
echo $stringkamu;
?>

Hasil
—————————————————————————

Saya senang jus mangga!Saya senang jus mangga!

—————————————————————————

Selama ini kita selalu membuat string menggunakan double quote “”. Sebenarnya selain double quote kita juga bisa menggunakan single quote atau apostrophe (‘).

<?php
echo 'Saya senang jus mangga!';
$stringkamu = 'Saya senang jus mangga!';
echo $stringkamu;
?>

Seperti pelajaran sebelumnya dalam echo PHP, kamu bisa menampilkan single quote bersama string dengan menggunakan backslash sebelum qingle quote (\’).

<?php
echo 'Saya senang \'jus mangga!\'';
?>

Menggunakan single quote sih boleh-boleh saja, hanya saja double quote lebih diutamakan karena kita bisa mengkombinasikannya dengan beberapa spesial karakter seperti dibawah:

<?php
$newline = "menambahkan baris baru \n";
$return = "menambahkan enter \r";
$tab = "menambahkan tab \t";
$dollar = "menampilkan lambang dolar \$";
$doublequote = "\"menampilkan double-quote\"";
?>

Sebenarnya enter, space, maupun tab dalam bahasa komputer HTML tidak bernilai atau tidak berharga. Tetapi akan menjadi bernilai kalau hal tersebut diperuntukkan untuk manusia.

Selain dengan quote, kita juga bisa membuat string dengan cara lain. Cara yang satu ini disebut dengan heredoc. Namun cara yang satu ini lebih sulit untuk dipraktekkan dan bisa membuat berbagai macam masalah bila tidak dipergunakan dengan baik.

$stringkamu = <<<SUKA
Saya
senang jus 
mangga!
SUKA;

echo $stringkamu;

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan cara heredoc.

  • Gunakan lambang <<< dan identifier pada awal. Pada code diatas identifiernya adalah SUKA.
  • Akhiri heredoc dengan identifier dan titik koma atau semicolon.
  • Identifier penutup tidak boleh di indent atau spasi masuk kedalam.

Hasil:
——————————————

Saya senang jus mangga!

——————————————

Hasil dari kode diatas ditampilkan dalam satu baris karena kode tidak mengandung kode HTML <br/>.

Sampai sinilah pembahasan kita mengenasi string dan berhati-hatilah dalam memakai heredoc