Featured post

Past tense, present tense, rumus dan cara belajar tenses

Pada Bahasa Inggris kita akan menemukan kalimat yang dijumpai dengan tenses. Apakah tenses itu? Tenses english secara sederhana bisa diartikan sebagai sebuah pola kalimat yang berubah menurut keadaan suatu waktu. Merujuk pada masa lampau (past tense) merujuk pada masa sekarang (present) dan masa depan (future). Pada bahasa kita bahasa Indonesia tidak ada perubahan yang mendasar jika diberikan keterangan waktu yang berbeda.

Contoh :

Andi pergi ke kantor setiap hari

Andi pergi ke kantor sekarang

Andi pergi ke kantor kemarin

Andi pergi ke kantor besok

Andi pergi ke kantor sejak tadi pagi

Contoh tersebut memperlihatkan kata kerja dan keterangan waktu yang beda tidak ada perubahan sama sekali. Coba bandingkan dengan contoh dalam bahasa Inggris berikut ini, keterangan waktu yang beda bisa membawa perubahan bentuk kalimat.Perubahan itulah yang disebut dengan perubahan bentuk tenses. Perhatikan ya :

Andi goes to the office everyday

Andi going to the office now

Andi went to the office yesterday

Andi will go to the office tomorrow

Andi has gone to the office this morning

Dari contoh itu kita tahu bahwa tenses adalah bentuk kata kerja yang digunakan dengan pengertian. Dasarnya adalah kita mengetahui dan menghafalkan perubahan bentuk kata kerja, maka kita bisa tahu tensesnya, apakah itu past tense, present atau future. Oleh karena itu sebaiknya kita mempelajari tentang bentuk dan macam tenses yang dipergunakan dalam bahasa Inggris.

Tenses Dasar

Dalam Bahasa Inggris ada 5 (lima) macam tenses dasar yang penting untuk dipelajari. Apa sajakah ke-5 tenses dasar tersebut?

1. Present Continuous Tense

Ini dipergunakan untuk menyatakan kejadian yang dilakukan pada waktu sekarang.

Contoh kalimat Present Continuous Tense :

Budi going to school now (Budi sedang pergi ke sekolah sekarang)

2. Simple Present Tense

Tenses ini dipakai untuk menyampaikan kejadian yang biasa dilakukan sehari-hari, dan merupakan sebuah kebiasaan.

Contoh kalimat Simple Present Tense :

Budi go to school everyday (Budi pergi ke sekolah setiap hari)

3. Present Future Tense

Ini dipergunakan untuk menyatakan suatu peristiwa yang akan terjadi di kemudian hari atau dilakukan pada waktu yang akan datang.

Contoh Present Future Tense :

Budi will go to school later (Budi akan pergi ke sekolah nanti)

4. Simple Past Tense

Digunakan untuk menyatakan sesuatu kejadian yang terjadi dan dilakukan pada waktu lampau.

Contoh Simple Past Tense

Budi went to school yesterday (Budi pergi ke sekolah kemarin)

5. Present Perfect Tense

Digunakan untuk menyampaikan sesuatu kejadian yang terjadi pada masa lampau tapi sekarang masih dilakukan atau untuk menyampaikan sesuatu yang pada saat sekarang telah selesai dikerjakan.

Contoh Present Perfect Tense :

Budi has gone to school since this morning (Budi pergi ke sekolah sejak pagi tadi)

Apa yang penting dalam belajar past tense, present dan future tense ?

1. Verb atau dalam Bahasa Indonesia kata kerja

Verb merupakan bagian terpenting dari pelajaran tenses. Kata kerja atau verb biasanya dalam rumus disingkat V, V+ing, V1 (kata kerja bentuk 1), V2 (kata kerja bentuk 2), V3 (kata kerja bentuk 3).

2. Yang tidak kalah penting adalah bentuk Verb atau kata kerja yang mengalami perubahan.

Perubahan tersebut adalah V1 menjadi V2 dan V3 beraturan / Regular Verb (di kamus ada) dan ada Verb atau kata kerja tidak beraturan / Irregular Verb (di kamus ada, tinggal dihafalkan saja).

3. Kita bahas tentang Regular Verb atau kata kerja beraturan. Didalamnya ada keteraturan bentuk dan juga rumus. Sebagai contoh diakhir kata ditambahkan huruf D atau ED.

Contoh : cry – cried – cried

Meskipun aturannya ada tapi tidak semua kata ditambah D atau ED secara otomatis. Kalau mau lengkap lihat di buku-buku Grammar biaasanya ada.

4. Irregular Verb atau kata kerja yang NGGAK beraturan.

Misalnya Go – Went – Gone

Past Tense, Present dan Future, rumus tenses.

Sesungguhnya tenses dalam bahasa Inggris yang ada di Indonesia ada 16. Akan tetapi yang sederhana ada 5 seperti yang dibahas diatas. Apa saja 16 tenses tersebut.

1. Present tense (simple)

Rumusnya : Subject – V1 – O/C

Ex : Budi sleeps everyday

2. Present continuous tense

Rumusnya : Subject – Be – Verb1 ing – O/C

Ex : Budi is playing drum now

3. Present perfect tense

Rumusnya : Subject – Aux V – main V

Ex : Budi have forgoten his lunch

4. Present perfect continuous tense

Rumus : Subject + have/has + been + Verb ing

EX : Julia has been sleeping since this morning

5. Past tense

Simple past tense

Rumusnya : Subject – Be – was/were – O/C

EX : We were at town yesterday

6. Past continuous tense

Rumusnya : Subject – was or were – Verb ing

Ex : She was watching that film all morning last week

7. Past tense (perfect) atau Past Perfect Tense

Rumusnya : Subject – Aux V have – main V

Ex : When I came, you have cried at front door.

8. Past perfect continuous

Rumusnya : S + Aux verb HAVE + aux Verb BE + main verb

Ex : Mr. Wady and his family had been staying here for one years.

9. Future tense

Rumusnya : S + Aux V Will – main V

Ex : You will came to Jakarta tomorrow.

10. Future continuous tense

Rumusnya : Subject – Aux Verb will – Aux Verb Be – main Verb

Ex : William will be singing at the stage

11. Tenses selanjutnya adalah future perfect tense

Rumusnya : Subject – Aux Verb Will – Aux V have – main V

Ex : The office will have closed by 2 am.

12. Past future tense

Rumusnya : Subject – would – V1

Ex : Jenny would stay if it is rain.

13. Future perfect continuous tense

Rumusnya : Subject – Aux V WILL – Aux V HAVE – Aux V BE – main V

Ex : Jono will have been closing the door.

14. (Past) future perfect tense

Rumusnya : Subject – would – have – Verb 3

Ex : Andi would have successed if he listening.

15. (Past) future continuous tense

Rumusnya : Subject – would – be – V ing

Ex : You would be telling her a story at this moment.

16. (Past) future perfect (seperti future tense but in the past)

Rumusnya : Subject – would – have been – Verb ing

Ex :Ani would have been staying here for one month.

Cara Menyetop Hotlinking Gambar dan Pencurian Bandwith

Kita jumpa lagi bro dan sistah,

Salah satu cara hacker untuk menghancurkan blog yang kamu punya adalah dengan menghabiskan bandwith yang kamu punya.

Karena saya hanya punya sedikit waktu sore ini, saya kasih tips sederhana saja ya buat kamu kali ini. Langsung saja ya.

Tambahkan code-code berikut di dalam file .htaccess kamu, silahkan dipilih saja.

Menampilkan gambar peringatan. Ganti nama-domain-kamu dengan nama domain yang kamu punya.

RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(.+\.)?nama-domain-kamu\.com/ [NC]
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteRule .*\.(jpe?g|gif|bmp|png)$ http://i.imgur.com/qX4w7.gif [L]

Mengganti gambar dengan tampilan error. Ganti baris terakhir dengan code berikut:

RewriteRule .*\.(jpe?g|gif|bmp|png)$ - [F]

Memberi ijin kepada beberapa web untuk menampilkan gambar yang kamu punya

RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_REFERER} ^http://(.+\.)?myspace\.com/ [NC,OR]
RewriteCond %{HTTP_REFERER} ^http://(.+\.)?blogspot\.com/ [NC,OR]
RewriteCond %{HTTP_REFERER} ^http://(.+\.)?livejournal\.com/ [NC]
RewriteRule .*\.(jpe?g|gif|bmp|png)$ http://i.imgur.com/qX4w7.gif [L]

NC berarti no case (jangan pedulikan besar kecil huruf)
OR berarti atau

Demikian tips kali ini, semoa bermanfaat..:)

Cara membuat child theme WordPress

Cara membuat child theme WordPress

PERINGATAN: postingan ini bukan mengajarkan bagaimana caranya membuat anak ya, tolong dibedakan..:D

Apa kabar kalian semua WP mania?

Semoga kalian semua dalam keadaan sehat karena kabar saya hari ini tidak begitu baik.
Saya agak sedikit stress dengan proyek yang sedang saya kerjakan sehingga kesehatan saya sedikit terganggu..*weekend kelabu

Tetapi kondisi ini tentunya tidak akan bisa menghalangi saya untuk bisa menyapa kalian semua dan sedikit berbagi tentang apa yang saya tau.

Nah, dalam kesempatan ini saya ingin memberikan tutorial bagaimana caranya membuat child theme WordPress.

Kenapa sih kita harus pakai child theme atau kenapa tidak langsung saja parent theme yang kita pakai kita edit dan costumize?

Pertanyaan bagus. Jawabannya adalah supaya bila ada upgrade WordPress atau upgrade theme, theme yang sudah kita costumize sedemikian rupa tidak berubah kembali ke awal.

Sebelumnya harus kamu catat kalau mau mengaktifkan child theme, theme parentnya juga harus ada di directory WordPress kita.

Dalam tutorial ini, contoh parent theme yang kita pakai adalah twenty twelve. Dan semua coding akan kita lakukan melalui file manager di cpanel.

1. Masuk ke directory wp-content > theme. Buatlah folder baru untuk child theme yang mau kita buat. Sebagai contoh saya akan buat folder “twentytwelvered”.

2. Hanya satu file yang dibutuhkan oleh child theme untuk bisa eksis, dan file tersebut adalah style.css. Caranya, buatlah file baru dan save dengan nama style.css di folder child theme kita.

3. Edit file style.css yang sudah kita buat. Tambahkan code berikut di dalamnya:

/*
Theme Name: Twenty Twelve Child
Theme URI: http://example.com/
Description: Child theme for the Twenty Twelve theme
Author: Your name here
Author URI: http://example.com/about/
Template: twentytwelve
Version: 0.1.0
*/

Semua informasi dari code diatas bisa diubah-ubah terserah kita saja. Tapi yang tidak boleh dirubah adalah bagian “Template: twentytwelve”. Bagian ini haruslah diisi dengan nama folder parent theme yang kita pakai, dan kebetulan parent theme yang kita pakai buat contoh dalam postingan ini bernama twentytwelve.

Theme Name: nama dari child theme kita (harus diisi).

Theme URI: web tempat child theme kita bisa ditemukan (opsional).

Description: Deskripsi dari child theme kita (opsional).

Author URI: Web dari author child theme yang kita buat (web kita).

Author: Nama pembuat theme kita).

Template: Folder parent theme (harus diisi)

Version: versi dari child theme yang kamu bikin (opsional)

Jadi setelah diedit, file style.css kita akan jadi seperti dibawah:

/*
Theme Name: Twenty Twelve Red
Theme URI: http://jujubandung.biz.com/
Description: red child theme twenty twelve
Author: jujubandung
Author URI: http://jujubandung.wordpress.com/
Template: twentytwelve
Version: 1.0
*/

4. Setelah kita melengkapi code style.css diatas, save file. Sekarang masuk ke dashboard WP, klik Appearence > Themes. Nah kamu sekarang bisa melihat theme yang kamu buat muncul dibagian sini.

5. Sebelum child theme yang kita buat bisa berfungsi, dia harus mewarisi semua setingan dari parentnya. Caranya adalah dengan menambahkan sedikit coding berikut pada file style.css child theme kita:

@import url("../twentytwelve/style.css");

Code diatas menyuruh child theme untuk mengimpor semua setingan style.css dari parent themenya.

6. Setelah menambahkan kode diatas, save file. kembali ke dashboard WP. Klik Appearence > Themes, Sekarang child theme kamu sudah bisa diaktifkan deh.

Demikianlah sharing saya kali ini, semoga kita bisa bertemu kembali dilain waktu.

Cara mengganti footer pada theme twenty twelve

Cara mengganti footer pada theme twenty twelve

Di pagi yang cerah ini ijinkanlah saya menyapa kalian yang sedang di rumah, di jalan, maupun di mana kalian berada saat ini.

Di salah satu sudut kota Bandung yang indah ini saya ingin sedikit berbagi tips bagaimana caranya mengganti footer WordPress pada theme twenty twelve yang biasanya ada tulisan Proudly powered by WordPress dengan tulisan apapun yang kamu mau.

Langsung saja ya. Pertama, edit file footer.php di folder theme yang sedang kamu gunakan.

Cari barisan code seperti di bawah:

</div><!-- #main .wrapper -->
<footer id="colophon" role="contentinfo">
<div class="site-info">
<?php do_action( 'twentytwelve_credits' ); ?>
<a href="<?php echo esc_url( __( 'http://wordpress.org/', 'twentytwelve' ) ); ?>" title="<?php esc_attr_e( 'Semantic Personal Publishing Platform', 'twentytwelve' ); ?>"><?php printf( __( 'Proudly powered by %s', 'twentytwelve' ), 'WordPress' ); ?></a>
</div><!-- .site-info -->
</footer><!-- #colophon -->
</div><!-- #page -->

Ganti code yang berwarna merah dengan tulisan apapun yang kamu mau.

Sebagai contoh, tulisannya saya ganti seperti di bawah ini. Maka nanti akan muncul footer dengan link seperti gambar pada awal artikel ini.

</div><!-- #main .wrapper -->
<footer id="colophon" role="contentinfo">
<div class="site-info">
<?php do_action( 'twentytwelve_credits' ); ?>
Copyright © 2013 - <a href="http://jujubandung.biz">jujubandung.biz</a> - All Rights Reserved
</div><!-- .site-info -->
</footer><!-- #colophon -->
</div><!-- #page -->

Semoga bisa bermanfaat..:)

Error Establishing a Database Connection

Error Establishing a Database Connection

Tuut tuut tuut…

Error Establishing a Database Connection…

Itulah pesan yang kamu dapat sewaktu kamu mencoba mengakses blog kamu di suatu malam yang dingin…

Seketika itu juga kamu panik dan bingung dong…

Tapi jangan panik dan jangan galau, karena di sini, saya yang baik hati dan gemar menabung ini akan menguak sedikit tabir misteri apa sebenarnya yang terjadi serta bagaimana cara menanganinya..

Pertama, pesan tersebut memiliki arti kalau blog yang kamu punya tidak bisa mengakses database tempat data-data blog kamu tersimpan, seperti postingannya, gambar, page, dan lain-lain.

Penyebabnya bisa apa saja, tapi yang paling umum adalah adanya konfigurasi yang salah dalam file wp-config.php yang kamu punya. Silahkan baca ini kalau mau tau bagaimana setingan wp-config.php yang benar.

Namun masalah diatas juga bisa disebabkan karena hal lain seperti penyedia hostingan kamu yang membatasi jumlah database, atau bisa juga karena server hostingan kamu yang lagi down.

Dan penyebab terakhir bisa juga disebabkan karena blog kamu di hack dan database yang kamu punya di acak-acak sama si tuh hacker. *kurang kerjaan banget ya tuh orang

Untuk menangani masalah diatas coba buka file wp-config.php. Kamu bisa menemukan si file ini di folder utama WordPress menggunakan tool file manager di cpanel.

Pastikan semua data yang ada di sana benar, mulai dari nama database yang WP kamu pakai, username, password, sampai database host.

Kalau kamu merasa blog kamu pernah di hack, kamu harus membersihkan tuh database yang kamu punya dari script-script aneh yang sudah dimasukkan ke dalam database kamu oleh si hacker, atau kamu bisa juga instal ulang semuanya dan mengupload kembali database terakhir yang pernah kamu backup sebelum blog kamu dihack.

Kalau masalahnya ada pada server yang lagi down, ya itu berarti memang sudah nasib kamu yang sedang tidak beruntung. hehe..

semoga bermanfaat..:)

Cara menghilangkan kolom URL komentar WordPress

Cara menghilangkan kolom URL komentar WordPress

Selamat bertemu lagi para warga WP dengan saya yang imut dan cute ini dalam acara tips dan tutorial blog berplatform WordPress *berlebihan

Kamu tau nggak kalau ada orang lain ingin kasih komentar di blog kita biasanya di kolom komentar tersebut ada kolom URL website. Kolom ini sebetulnya untuk memberikan jatidiri dari orang yang memberikan komentar.

Sebetulnya sih bagus-bagus aja kolom yang satu ini, tapi yang tidak kita sukai adalah biasanya kolom ini dipakai oleh para sp*mmer untuk nyepam di blog yang kita punya. *Hmmph pingin diketok kepalanya

Sekarang ini nih, dalam artikel yang singkat tapi asik abis ini, saya mau kasih sedikit tips yang berguna untuk bisa menghilangkan kolom komentar tersebut. Ada dua cara sebenarnya, satu memakai plugin (tidak akan kita bahas di sini karena cara ini tidak cetar membahana) dan yang kedua yaitu menyisipkan sedikit code. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

1. Sebelumnya backup dulu theme yang kamu miliki, karena tidak semua jenis theme support code yang saya berikan.

2. Cari file functions.php, edit, lalu sisipkan code dibawah ini dan save:

add_filter('comment_form_default_fields', 'unset_url_field');
function unset_url_field($fields){
if(isset($fields['url']))
unset($fields['url']);
return $fields;
}

3. Log out dari blog kamu dan coba kasih komentar, sekarang kolom komentar pasti sudah hilang. *yeah tepuk tangan

semoga bermanfaat..:)

Error 403 setelah ganti permalinks

Error 403 setelah ganti permalinks

Jadi ceritanya kamu ingin ganti permalinks nih…cie-cie…gaya euy…:D

Tapi tiba-tiba setelah kamu ganti permalinks dan kamu cek blog WordPress kamu, post-postnya maupun blognya tidak bisa diakses dan muncul pesan forbidden serta error 403 seperti diatas.

Pastinya kamupun bingung dan panik dong… tapi nggak perlu sampai putus asa begitu juga apalagi sampai sedih dan mau bunuh diri… masih banyak jalan menuju Roma.. hehe…

Langsung saja ya kita bahas bagaimana caranya mengatasi masalah diatas…

1. Kalau kamu masih bisa masuk ke dashboard WP, coba klik settings > permalinks, dibagian bawahnya kamu akan lihat tulisan:

“If your .htaccess file were writable, we could do this automatically, but it isn’t so these are the mod_rewrite rules you should have in your .htaccess file. Click in the field and press CTRL + a to select all”

dan dilanjutkan dengan beberapa baris code seperti :

<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ - [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
</IfModule>

Artinya file .htaccess kamu nggak bisa di edit atau di write oleh WP. Hal ini bisa terjadi karena setingan permission file .htacces kamu yang tidak mengijinkan WP kamu untuk mengedit file tersebut.

File .htaccess ini bisa kamu lihat di folder atau directory tempat kamu menginstal WordPress.

Pertama kali kamu mencari file .htaccess ini mungkin filenya tidak bisa kamu temukan karena setingan defaultnya untuk file ini di hidden. Kalau begitu masuk ke cpanel, klik file manager. Lalu akan muncul pop up, seperti gambar di bawah. Checklist 2 pilihan ini: show hidden files sama skip this question. Kalau pop up ini tidak muncul, lihat ke bagian bawah cpanel cari link “reset all interface settings”. Klik link tersebut, klik kembali file manager, maka pop up tersebut akan muncul kembali.

Error 403 setelah ganti permalinks

2. Setelah masuk ke cpanel, klik file .htaccess, klik change permissions, dan pastikan setingan untuk file ini 644 biar bisa diedit. Dan klik change permissions nya.

Error 403 setelah ganti permalinks

3. Terakhir, edit file .htaccess nya secara manual dan tambahkan deretan coding yang diatas. Lalu save. dan WPmu kembali online dah.

Semoga bermanfaat.

Cara pasang favicon WordPress tanpa plugin

Cara pasang favicon WordPress tanpa plugin

Sebagai pengguna blog berplatform WP sejati tentunya kamu tau dong apa itu favicon. Kalau nggak tau, kamu kebangetan banget deh. Hehe.

Favicon itu tuh simbol dari blog yang kamu punya.

Sebetulnya sih ada cara gampang kalau mau pasang favicon, yaitu dengan plugin. Tapi masa sih untuk favicon ajah kita harus pake plugin. Memakai plugin untuk favicon itu Selain menguras memory hosting juga nggak asik. Sekali-kali kita harus coba bermain-main dengan coding juga. Setuju.

Kalau mau tau caranya, baca sampai habis artikel ini karena cara yang saya kasih ini sedikit berbeda dari yang sudah-sudah. hehe.

1. Pertama kamu pasti akan butuh favicon. Satu layanan yang sudah biasa saya pakai adalah Favicon generator, tetapi selain yang saya rekomendasikan, masih ada beberapa layanan gratis lainnya yang bisa kamu pakai, silahkan di googling saja. Download dan simpan faviconnya di komputer kamu. Setelah itu upload faviconnya ke WP kamu melalui media library, terus copy image URL nya.

Catatan: Jangan pakai favicon orang lain ya, karena itu melanggar hak cipta.

2. Nah, cara selanjutnya adalah tambahkan code sederhana ini ke file functions.php di theme yang sedang kamu pakai.

function my_favicon() { ?>
<link rel="shortcut icon" href="URLgambar" >
<?php }
add_action('wp_head', 'my_favicon');

Ganti URLgambar dengan URL favicon kamu.

3. Jangan lupa sebelumnya backup dulu theme yang kamu punya, kalau-kalau code yang kamu masukin  salah.

4. Sekarang clear cache dan cookies browser kamu. Setelah itu restart komputer kamu. Biasanya favicon akan muncul setelah beberapa jam pemasangan.